Banyuwangi — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Universitas Islam Cordoba resmi melantik jajaran pengurus baru Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) IAT dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh harapan. Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Kaprodi IAT, Ibu Miatul Qudsia, yang sekaligus mengukuhkan Moh. Bahroni Arifin sebagai Ketua HMPS IAT periode terbaru. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa IAT untuk memperkuat aktivitas kelembagaan serta mengembangkan ruang kreatif yang lebih progresif.
Pelantikan yang diselenggarakan dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh jajaran dosen IAT, mahasiswa dari berbagai angkatan, serta perwakilan unsur fakultas. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kaprodi. Dalam sambutannya, Ibu Miatul Qudsia menekankan pentingnya HMPS sebagai motor penggerak aktivitas akademik, penguatan literasi Qur’ani, serta sarana pembinaan karakter mahasiswa di lingkungan program studi.
Dalam momen yang sama, Dekan Fakultas, Bapak Moh. Nurun Alan Nurin PK, M.Ag., turut memberikan arahan dan penegasan mengenai pentingnya HMPS sebagai representasi identitas keilmuan prodi IAT. Beliau menyoroti bahwa melalui HMPS, branding dan identitas jurusan harus muncul dengan lebih kuat dan terarah. Nilai utama yang ditekankan adalah tiga pilar kegiatan akademik mahasiswa yaitu membaca, menulis, dan berdiskusi. Menurut beliau, ketiga aspek ini harus menjadi kultur intelektual yang melekat dalam setiap program dan aktivitas HMPS IAT, sehingga mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial-organisasi, tetapi juga produktif dalam pengembangan keilmuan.
Memasuki prosesi inti, Ibu Miatul Qudsia membacakan Surat Keputusan pengangkatan pengurus dan secara resmi melantik jajaran HMPS yang baru. Beliau menyampaikan harapan agar kepengurusan yang baru dapat menghadirkan inovasi, memperkuat solidaritas, serta menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa IAT secara lebih terarah, terukur, dan produktif. HMPS, menurut beliau, bukan hanya struktur organisasi, tetapi juga ruang belajar kepemimpinan, literasi, dan integritas.
Sementara itu, Moh. Bahroni Arifin selaku Ketua HMPS terlantik menegaskan komitmennya untuk membangun budaya organisasi yang kolaboratif, terbuka terhadap ide-ide baru, serta responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa kepengurusan periode ini akan berupaya memperkuat kegiatan akademik seperti bedah buku, diskusi tematik, kajian tafsir, hingga kegiatan pengembangan literasi yang sesuai dengan karakter keilmuan IAT. Ia berharap HMPS dapat menjadi pusat aktivitas kreatif yang mendukung perkembangan akademik, riset mahasiswa, dan kegiatan sosial-keagamaan yang bermanfaat.
Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi sebagai bentuk pengukuhan resmi kepengurusan. Dengan terlaksananya pelantikan ini, diharapkan pengurus HMPS IAT yang baru mampu menghadirkan semangat baru dalam memajukan program studi, menguatkan identitas keilmuan IAT, serta membangun kontribusi nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat.
Pelantikan yang diselenggarakan dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh jajaran dosen IAT, mahasiswa dari berbagai angkatan, serta perwakilan unsur fakultas. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kaprodi. Dalam sambutannya, Ibu Miatul Qudsia menekankan pentingnya HMPS sebagai motor penggerak aktivitas akademik, penguatan literasi Qur’ani, serta sarana pembinaan karakter mahasiswa di lingkungan program studi.
Dalam momen yang sama, Dekan Fakultas, Bapak Moh. Nurun Alan Nurin PK, M.Ag., turut memberikan arahan dan penegasan mengenai pentingnya HMPS sebagai representasi identitas keilmuan prodi IAT. Beliau menyoroti bahwa melalui HMPS, branding dan identitas jurusan harus muncul dengan lebih kuat dan terarah. Nilai utama yang ditekankan adalah tiga pilar kegiatan akademik mahasiswa yaitu membaca, menulis, dan berdiskusi. Menurut beliau, ketiga aspek ini harus menjadi kultur intelektual yang melekat dalam setiap program dan aktivitas HMPS IAT, sehingga mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial-organisasi, tetapi juga produktif dalam pengembangan keilmuan.
Memasuki prosesi inti, Ibu Miatul Qudsia membacakan Surat Keputusan pengangkatan pengurus dan secara resmi melantik jajaran HMPS yang baru. Beliau menyampaikan harapan agar kepengurusan yang baru dapat menghadirkan inovasi, memperkuat solidaritas, serta menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa IAT secara lebih terarah, terukur, dan produktif. HMPS, menurut beliau, bukan hanya struktur organisasi, tetapi juga ruang belajar kepemimpinan, literasi, dan integritas.
Sementara itu, Moh. Bahroni Arifin selaku Ketua HMPS terlantik menegaskan komitmennya untuk membangun budaya organisasi yang kolaboratif, terbuka terhadap ide-ide baru, serta responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa kepengurusan periode ini akan berupaya memperkuat kegiatan akademik seperti bedah buku, diskusi tematik, kajian tafsir, hingga kegiatan pengembangan literasi yang sesuai dengan karakter keilmuan IAT. Ia berharap HMPS dapat menjadi pusat aktivitas kreatif yang mendukung perkembangan akademik, riset mahasiswa, dan kegiatan sosial-keagamaan yang bermanfaat.
Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi sebagai bentuk pengukuhan resmi kepengurusan. Dengan terlaksananya pelantikan ini, diharapkan pengurus HMPS IAT yang baru mampu menghadirkan semangat baru dalam memajukan program studi, menguatkan identitas keilmuan IAT, serta membangun kontribusi nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat.
